Sejak beberapa tahun terakhir, aplikasi Youtube semakin ramai digunakan oleh masyarakat Indonesia maupun Dunia. Tak sedikit pula yang akhirnya ikutan menjadi youtuber/content creator dengan membuat akun di aplikasi tersebut dari masyarakat biasa yang belum di kenal hingga artis yang sudah di kenal. Hampir seluruh penduduk di dunia menggunakan Youtube untuk kepentingan yang berbeda-beda. Selain digunakan oleh para content creator untuk menayangkan video belajar yang mendidik atau hiburan semata, aplikasi ini juga digunakan para pelaku bisnis sebagai media promosi perusahaan. Banyaknya orang yang membuat akun dan mengunggah video, menjadikan sebagian pemula merasa minder lantaran takut tidak banyak yang menyaksikan unggahan mereka. Jika kamu merasa bagian dari content creator pemula ini, tidak ada salahnya kamu memanfaatkan algoritma mesin pencari SEO Youtube untuk menjaring penonton yang lebih banyak tanpa mengandalkan jumlah subscriber yang kamu miliki.

Youtube – Sumber unsplash.com

Cara SEO Youtube untuk Pemula

Jika kalian benar-benar ingin membuat akun Youtube dan bukan hanya sekadar ikut-ikutan, cermati baik-baik langkah SEO di Youtube berikut ini.

1. Melakukan Riset untuk Keyword SEO Youtube

Berikut cara mudah melakukan riset keyword untuk optimasi viewers pada platform video sharing seperti Youtube.

1. Pentingnya menentukan keyword

Apa yang kebanyakan orang lakukan ketika mencari sebuah video? Ya, jawabannya adalah kata kunci atau keyword. Sama seperti artikel, pencarian konten menggunakan keyword dapat menjadi acuan dasar kalian untuk membuat judul apa yang akan kalian buat pada video selanjutnya.

Menurut salah seorang pakar seo, exact-match keyword pada judul video YouTube akan membantu konten kalian untuk bisa muncul pada kata kunci tersebut.

2. Menentukan potensi jumlah penonton vs kekuatan channel

Kenali seberapa besar daya saing channel kalian di mesin pencari YouTube. Artinya, jika kalian ingin memilih satu kata kunci, pilihlah yang memang persaingan hasil pencarian video nya sebanding dengan level channel yang kalian miliki.

Walaupun pencarian untuk suatu kata kunci tertentu tinggi, belum tentu keyword tersebut potensial untuk channel Anda. Jika memungkinkan, carilah keyword pencarian yang memang belum ada video yang menjawab pertanyaan tersebut, hampir dapat dipastikan video yang Anda buat nantinya akan tampil di mesin pencari.

3. Tools untuk riset kata kunci

Ada beragam cara untuk melakukan riset keyword pada Youtube. Cara pertama adalah dengan menggunakan alat atau tools khusus untuk pencarian keyword ini. Beberapa contoh tools tersebut adalah aplikasi keywordtools.io, VidIQ, SEMrush, Ahrefs, hingga plugin atau ekstensi pada browser yaitu Keywords Everywhere.

2. Menentukan Judul dan Deskripsi Video

Dalam menentukan judul untuk video, sebaiknya jangan dilakukan serampangan. Selain harus unik, judul juga harus mengandung keyword yang sebelumnya telah ditentukan. Jumlah judul yang ideal sebaiknya tidak lebih dari 50 karakter dengan minimal satu kata kunci.

Selain judul, penting untuk mengisi bagian Deskripsi. Deskripsi yang mengandung keyword akan membantu menaikkan pencarian di Youtube.

Kalian perlu menuliskan di kolom Deskripsi antara 200 hingga 350 karakter. Pergunakan kalimat yang sederhana, informatif, dan mudah dipahami penonton. Jangan gunakan kalimat yang terlalu banyak dan tak penting karena akan membuat penonton semakin mengabaikan kolom ini.

3. Mencantumkan Keyword Tags

Hasil riset keyword bisa diaplikasikan pula dalam bentuk tags. Youtube akan membaca keyword tags yang Anda cantumkan untuk mempermudah dalam pencarian. Penggunaan tags sangat berpengaruh pada rangking atau tingkatan topik, apakah ramai dibicarakan atau tidak.

Pencantuman keyword pada satu tags dapat menggunakan 2 – 3 frasa. Sementara untuk mendapatkan performa yang baik, dapat menggunakan 31 – 40 keyword tags yang unik dan berbeda. Namun penggunaannya harus tetap tak jauh dari riset keyword yang telah ditelusuri sebelumnya.

4. Menempatkan Embed dan Link

Perlu kalian ingat bahwa tag embed berbeda dengan link. Namun, keduanya dapat saling berhubungan.

Tag embed merupakan kode script berupa HTML untuk menampilkan konten video pada suatu laman website atau blog maupun media sosial. Sedangkan link merupakan sumber atau rujukan dari suatu situs.

Jika memiliki blog atau website, ada baiknya untuk meng-embed video Youtube Anda. Secara tidak langsung ini akan memperbagus SEO. Begitupun dengan link yang dikaitkan dengan me-mention blog atau website pada video di YouTube Anda. Penyisipan link pada unggahan di Youtube biasanya bersamaan dengan bagian deskripsi video.

menerapkan teknik SEO pada video Youtube secara benar dan teratur merupakan salah satu trik yang akan menumbuhkan rasa optimis bahwa peringkat video kalian akan menanjak secara perlahan hingga menjadi trending. Selamat mencoba!

BACA JUGA: 4 Website Belajar Online Untuk Upgrade Ilmu dan Skillmu. Mana faforitmu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *